Senin, 10 November 2014

Muhasabah Diri (hanya curhat)

Kemarin aku mengeluh kepada seorang ustadz, tentang kepenatanku, tentang kejenuhanku dalam mengajar. Lalu aku meminta nasihat darinya agar aku kembali bersemangat. Ustadz itu hanya berkata, "perbanyak amal shalih, niscaya Allah akan memudahkan segala urusanmu".

Sejenak aku terpaku lalu merenung. Ternyata 'hanya' perbanyak amal shalih kuncinya. Ketika itu kuteringat firman Allah dalam surat At-Talaq ayat 4,  وَمَنْ يَتَّقِ اللّهَ يَجْعَلْ لَّهُ مِنْ اَمْرِه يُسْرًا " Dan barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menjadikan kemudahan baginya dalam urusannya".
Bahkan disebutkan dalam ayat sebelumnya bahwa barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya akan dibukakan jalan keluar bagi setiap permasalahnnya dan Dia akan memberi rizki dari arah yang tak disangka-sangkanya.

Beberapa hari yang lalu, bahkan sampai detik ini pun, aku masih pusing oleh RPP, administrasi guru juga tugas-tugas kuliah. Aku memang selalu meminta kemudahan kepada-Nya juga meminta jalan keluar dari setiap permasalahan dan semua urusanku. Namun aku lupa. Bahwa disana ada hak-hak Allah yang harus aku tunaikan, yang harus aku penuhi. Hamba macam apa ini? Menuntut hak-haknya terpenuhi, tapi hak-hak Rabbnya tidak ia penuhi.

Muhasabah diri. Flashback beberapa hari yang lalu. Aku melihat semua amalan ibadahku mulai mengendur. Qiyamul lail, Shalat berjamaah, tilawah Qur'an, shaum sunnah, shadaqah.... Adakah amalan unggulanmu yang bisa kau banggakan kepada Rabb mu?

The show must go on. Yang lalu biarlah berlalu. Tak perlu diratapi, tapi harus dibenahi. Agar kesalahan dan kelalaian yang lalu tak terulang kembali. Mari move on dari kemalasan. Semangat menjemput ridha dan keberkahan dari-Nya.

1 komentar: