Aku begitu kagum akan kesopananmu dalam bertutur kata,
bukan pada kepintaranmu merangkai kata-kata.
Aku begitu terpesona pada budi pekertimu,
bukan terpesona pada ketampanan parasmu.
Aku begitu terpana pada kesedrhanaan dalam setiap penampilan keseharianmu,
bukan pada kekayaan yang ada pada dirimu.
Dan sungguh, aku begitu kagum pada semangatmu yang tak kenal lelah dalam berdakwah, yang tak kenal letih menebar benih kebaikan.
Kamu, iya kamu. Entah sejak kapan rasa kagum ini bermula. Mungkin dari
seringnya kita berdiskusi, membicarakan permasalahan yang terjadi di
sekitar kita, membicarakan masa depan organisasi. Di luar itu, kita
memang jarang berinteraksi dan berkomunikasi. Karena aku dan kamu
sama-sama paham, kita sama-sama mengerti batasan berinteraksi antar
lawan jenis yang bukan mahrom.
"kuingin keindahan ini selalu ada untuk harapanmu dan untukku.
kuingin semangatmu dan semangatku memancar apik dalam relung hati,
menginspirasi generasi sebaya dan setelah kita..."
Ya Allah, kuatkanlah ikatan ukhwah ini, kekalkanlah cintanya, tunjukillah jalan-jalannya.
Terangilah dengan cahaya-Mu yang tak pernah padam. Ya Allah bimbinglah kami....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar